SUMENEP | REPUBLIEX NEWS – Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan melalui berbagai pengembangan fasilitas dan peningkatan mutu pelayanan medis di tahun 2026.
Penguatan layanan tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, profesional, dan humanis kepada masyarakat Kabupaten Sumenep serta wilayah sekitarnya.
Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, mengatakan peningkatan kualitas pelayanan menjadi prioritas utama rumah sakit, terlebih setelah status RSUDMA meningkat menjadi rumah sakit tipe B.
“Peningkatan status rumah sakit menjadi tipe B merupakan langkah besar untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam menangani kasus-kasus medis yang lebih kompleks,” ujar dr. Erliyati, Jumat (01/05/2026).
Menurutnya, peningkatan status tersebut memberikan ruang lebih luas bagi RSUDMA untuk mengembangkan layanan medis, memperkuat fasilitas kesehatan, dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan rumah sakit.
Saat ini, RSUDMA telah memiliki berbagai layanan unggulan, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, Intensive Care Unit (ICU), hingga layanan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) untuk penanganan pasien anak dan bayi.
Selain penguatan fasilitas, pihak rumah sakit juga terus melakukan pembenahan sistem pelayanan agar masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih cepat dan nyaman.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah. Karena itu, penguatan fasilitas dan pelayanan terus kami lakukan secara bertahap,” katanya.
Dalam pengembangan layanan tahun 2026, RSUDMA juga mulai memfokuskan peningkatan layanan spesialis, khususnya pada bidang jantung dan paru sebagai bagian dari layanan unggulan rumah sakit.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan spesialis yang semakin meningkat, terutama pada penyakit kardiovaskular dan gangguan pernapasan.
dr. Erliyati menegaskan, pelayanan kesehatan tidak hanya berbicara mengenai fasilitas medis, tetapi juga menyangkut pendekatan humanis kepada pasien dan keluarga pasien.
“Pelayanan kesehatan harus dilakukan dengan empati dan kepedulian. Kami ingin setiap pasien merasa dilayani dengan baik, nyaman, dan mendapatkan perhatian yang maksimal selama menjalani perawatan,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh tenaga kesehatan RSUDMA yang selama ini terus bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, kualitas pelayanan rumah sakit tidak lepas dari dedikasi dokter, perawat, dan seluruh tenaga medis yang bekerja secara profesional dan penuh tanggung jawab.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan agar RSUDMA mampu menjadi rumah sakit rujukan yang modern, profesional, dan dipercaya masyarakat,” tambah dr. Erliyati.
Dengan berbagai penguatan layanan tersebut, RSUDMA Sumenep diharapkan mampu menjadi pusat layanan kesehatan unggulan di wilayah Madura serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep itu juga berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sejalan dengan semangat pelayanan publik yang humanis dan berkualitas.
Penulis : Vieto
Editor : Tim Republiex News
Penerbit : Republiexnews.com
