EkonomiBerita

Dorong Literasi Keuangan Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan BBS Sekolah untuk Pelajar Sumenep

498
×

Dorong Literasi Keuangan Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan BBS Sekolah untuk Pelajar Sumenep

Sebarkan artikel ini
IMG 20250725 WA0011

SUMENEP | REPUBLIEXNEWS.com – Awal Agustus 2025 menjadi momentum penting bagi penguatan ekosistem keuangan syariah di dunia pendidikan. PT. BPRS Bhakti Sumekar Kabupaten Sumenep resmi meluncurkan program BBS Sekolah, sebuah inisiatif tabungan digital syariah yang menyasar siswa-siswi tingkat sekolah.

Program ini diperkenalkan secara resmi dalam acara Talk Show Literasi Keuangan Syariah yang digelar di Pendopo Keraton Sumenep, serta mulai diimplementasikan di sejumlah sekolah mitra pada pekan pertama bulan Agustus.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, mengatakan bahwa program BBS Sekolah hadir sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan edukatif perbankan syariah dalam mendukung literasi keuangan di kalangan generasi muda.

“Kami percaya bahwa pendidikan keuangan harus dimulai sejak dini. Dengan sistem yang terintegrasi dan berbasis QRIS, kami ingin siswa-siswi di Sumenep terbiasa menabung dengan cara yang efisien, aman, dan sesuai prinsip syariah,” ujar Hairil Fajar, Senin (4/8/2025).

BBS Sekolah dirancang tidak sekadar sebagai sarana penyimpanan dana siswa, namun juga berfungsi sebagai media edukasi keuangan dan penguatan karakter.

Dengan sistem tanpa uang tunai (cashless), siswa dapat melakukan transaksi di lingkungan sekolah, seperti di kantin, secara digital. Selain itu, orang tua dapat memantau aktivitas keuangan anak melalui aplikasi yang terhubung langsung ke sistem perbankan.

“Kami ingin membangun budaya keuangan yang sehat di kalangan pelajar. Ini bagian dari visi kami untuk menjadikan BPRS sebagai mitra strategis pendidikan dan keluarga,” imbuh Hairil.

Program ini mendapat dukungan dari sejumlah sekolah, guru, hingga wali murid yang menilai BBS Sekolah sebagai inovasi yang relevan dengan kebutuhan era digital dan bermanfaat langsung bagi siswa.

Manfaat utama yang disorot antara lain:

  • Menumbuhkan kebiasaan menabung sejak dini.
  • Meningkatkan keamanan transaksi siswa.
  • Membantu sekolah dalam pengelolaan keuangan siswa secara lebih tertib.
  • Mengurangi penggunaan uang tunai dan risiko penyalahgunaan.

Seiring dimulainya aktivitas pembelajaran di tahun ajaran 2025/2026, BPRS Bhakti Sumekar telah mulai mengimplementasikan program ini di beberapa sekolah mitra. Proses sosialisasi dan pendampingan teknis juga terus dilakukan agar program berjalan optimal.

“Ini bukan sekadar peluncuran produk. Ini langkah nyata membangun generasi yang paham keuangan dan menjunjung prinsip syariah,” pungkas Hairil Fajar.

BBS Sekolah merupakan bagian dari strategi besar BPRS Bhakti Sumekar dalam memperluas layanan keuangan inklusif di sektor pendidikan. Dengan dukungan teknologi dan pendekatan kolaboratif, program ini diproyeksikan menjadi model sistem tabungan pelajar syariah yang dapat direplikasi di daerah lain. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *