SUMENEP, REPUBLIEXNEWS.com – Festival Madura Culture 2025 yang berlangsung di GOR A. Yani sejak Kamis (28/8/2025) hingga Rabu (3/9/2025) menjadi ajang promosi budaya sekaligus inovasi pelayanan publik. Salah satunya ditunjukkan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
Dalam pameran tersebut, RSUD membuka stand bertema Era Digitalisasi untuk memperkenalkan layanan kesehatan berbasis teknologi. Melalui konsep ini, masyarakat diajak lebih dekat dengan transformasi pelayanan rumah sakit di era modern.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, dr. Erliyati, M.Kes, mengatakan bahwa partisipasi mereka bukan sekadar memamerkan fasilitas kesehatan, tetapi juga menunjukkan kesiapan rumah sakit menghadapi tantangan digital.
“Kami menghadirkan simulasi sistem komputerisasi dan kuis interaktif yang bisa diikuti pengunjung. Peserta juga berkesempatan mendapatkan doorprize berupa paket sembako. Cara ini menjadi sarana agar masyarakat semakin akrab dengan layanan digital kami,” ujarnya.
Sejak hari pertama, stand RSUD mendapat perhatian besar. Antrian pengunjung tampak menular, terutama ketika kuis interaktif berlangsung. Hal ini menandakan adanya minat masyarakat terhadap pelayanan kesehatan berbasis digital.
Selain hiburan, kegiatan tersebut dirancang sebagai edukasi. Melalui pendekatan interaktif, pengunjung diajak memahami pentingnya pelayanan kesehatan yang cepat, modern, dan transparan.
Lebih lanjut, dr. Erliyati menegaskan bahwa dukungan terhadap Festival Madura Culture sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang ingin menumbuhkan kebanggaan budaya sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik.
“RSUD dr. H. Moh. Anwar akan terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa layanan kesehatan bisa diakses lebih mudah, cepat, dan tentu saja dengan kualitas terbaik,” tuturnya.
Sebagai penutup, ia menekankan bahwa pihaknya tidak akan berhenti berbenah.
“Semangat Bismillah Melayani menjadi komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan prima bagi masyarakat Sumenep,” pungkasnya.
Penulis: Acan
Editor: Tim Republiex News
Redaksi: Republiex News
