EkonomiBeritaPemeritah

Kelola THR Secara Bijak, BPRS Bhakti Sumekar Imbau Masyarakat Susun Perencanaan Keuangan

205
×

Kelola THR Secara Bijak, BPRS Bhakti Sumekar Imbau Masyarakat Susun Perencanaan Keuangan

Sebarkan artikel ini
Black Modern Photo Acoustic Music Youtube Banner 20260410 123810 0000

SUMENEP, Republiexnews – Lonjakan pengeluaran saat Lebaran kerap membuat masyarakat lengah dalam mengelola keuangan. Tunjangan hari raya (THR) pun sering kali habis tanpa perencanaan yang jelas.

Fenomena tersebut mendorong PT BPRS Bhakti Sumekar meningkatkan edukasi literasi keuangan kepada masyarakat. Upaya ini dilakukan agar masyarakat lebih bijak dalam memanfaatkan pendapatan tambahan saat Idulfitri.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar, menyampaikan imbauan tersebut pada Rabu (25/3/2026). Ia menegaskan bahwa THR bukan sekadar untuk konsumsi sesaat.

Menurutnya, pengelolaan THR yang tepat sangat penting untuk menjaga stabilitas keuangan setelah Lebaran. Tanpa perencanaan, dana tersebut berpotensi cepat habis dan menimbulkan masalah finansial.

Ji Fajar, sapaan akrabnya, menyarankan agar THR dibagi ke dalam empat pos utama. Langkah ini dinilai efektif menjaga keseimbangan keuangan.

Sebanyak 40 persen dialokasikan untuk kebutuhan Lebaran. Porsi ini mencakup konsumsi, kebutuhan keluarga, dan keperluan hari raya lainnya.

Kemudian, 30 persen disarankan untuk ditabung. Dana ini dapat menjadi cadangan keuangan atau dana darurat di masa mendatang.

Selanjutnya, 20 persen dianjurkan untuk sedekah atau infak. Selain membantu sesama, langkah ini juga menjadi bagian dari nilai keberkahan di bulan Ramadan dan Idulfitri.

Sementara itu, 10 persen sisanya dapat digunakan untuk kebutuhan pribadi atau self reward. Namun, penggunaannya tetap harus dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan.

Ia menegaskan, minimal 30 persen dari THR sebaiknya disimpan sebagai tabungan. Hal ini penting untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak setelah Lebaran.

Selain itu, Ji Fajar juga menekankan pentingnya berbagi melalui sedekah. Menurutnya, kepedulian sosial tidak hanya berdampak bagi penerima, tetapi juga memberi manfaat secara finansial.

Melalui edukasi ini, BPRS Bhakti Sumekar berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat. Terutama dalam merencanakan keuangan agar THR tidak habis sia-sia.

Dengan perencanaan yang baik, masyarakat diharapkan tetap memiliki kondisi keuangan yang stabil meski setelah perayaan Idulfitri usai.

 

Penulis : Allendra Vieto Febrianto

Editor : Tim Editor Republiexnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *