BeritaNasionalPemeritah

HPN 2026, Ketua DPRD Sumenep Ajak Pers Perkuat Idealisme dan Kawal Transparansi Pembangunan

193
×

HPN 2026, Ketua DPRD Sumenep Ajak Pers Perkuat Idealisme dan Kawal Transparansi Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Black Modern Photo Acoustic Music Youtube Banner 20260211 115635 0000

SUMENEP, Republiexnews – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada Senin, 9 Februari 2026, menjadi momentum refleksi bagi insan pers dalam menjaga marwah jurnalisme di tengah arus digitalisasi yang kian masif.

Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal, menyampaikan apresiasi kepada seluruh wartawan di wilayah ujung timur Pulau Madura atas dedikasi mereka dalam mengawal pembangunan dan menyuarakan kebenaran.

Menurutnya, pers bukan sekadar penyampai informasi. Lebih dari itu, pers merupakan pilar keempat demokrasi yang memiliki tanggung jawab moral untuk menyajikan informasi akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat.

“Hari Pers Nasional 2026 harus menjadi titik balik untuk melihat sejauh mana pers mampu menjaga idealismenya di tengah gempuran algoritma digital yang lebih mengutamakan kecepatan dibanding verifikasi,” ujarnya, Senin (09/02/2026).

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, penetapan 9 Februari sebagai HPN melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 merupakan bentuk pengakuan negara atas peran vital pers dalam sejarah perjuangan bangsa.

Ia menilai, tantangan pers saat ini semakin kompleks. Masyarakat menuntut transparansi penuh serta akses informasi secara real-time terkait kebijakan publik dan penggunaan anggaran daerah.

Zainal berharap sinergi antara legislatif, eksekutif, dan insan pers di Sumenep terus terjalin dengan baik. Namun, ia juga mendorong wartawan tetap kritis dalam mengawal jalannya pemerintahan.

“Kami tidak anti kritik. Silakan mengkritik DPRD maupun eksekutif, selama berbasis data dan bertujuan memperbaiki keadaan,” tegasnya.

Selain fungsi kontrol sosial, ia menekankan pentingnya peran pers lokal dalam mengangkat potensi daerah. Mulai dari pariwisata kepulauan, budaya keraton, hingga ekonomi kreatif masyarakat yang belum terekspos secara maksimal.

Menurutnya, media dapat menjadi etalase daerah untuk menarik investor dan wisatawan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

Ia juga mengingatkan perusahaan media agar memperhatikan kesejahteraan wartawan. Sebab, independensi redaksi dinilai berbanding lurus dengan kondisi ekonomi jurnalis di lapangan.

Dalam konteks pengawasan pembangunan, DPRD meminta pers terus memantau realisasi proyek infrastruktur dan program sosial agar tepat sasaran serta terhindar dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Di akhir pernyataannya, Zainal mengajak generasi muda jurnalis untuk terus meningkatkan kompetensi, termasuk penguasaan bahasa asing dan teknologi data.

“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Semoga pers Indonesia, khususnya di Kabupaten Sumenep, semakin jaya dan menjadi suluh penerang bagi kebenaran dan keadilan,” pungkasnya.

 

Penulis: Allendra Vieto Febrianto

Editor: Redaksi Republiexnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *