SUMENEP, Republiexnews — Program mudik gratis tahun 2026 yang digelar pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kepulauan di Kabupaten Sumenep. Program ini menjadi solusi transportasi bagi warga yang selama ini sangat bergantung pada jalur laut untuk pulang kampung menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Program tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Pada Jumat (13/3/2026) atau H-8 menjelang Idul Fitri, aktivitas keberangkatan kapal penumpang di Pelabuhan Kalianget terpantau berjalan lancar. Ratusan penumpang diberangkatkan menuju sejumlah wilayah kepulauan seperti Kangean, Sapeken, hingga Raas.
Pelaksana Tugas Kepala Disperkimhub Sumenep, Achmad Dzulkarnain, menjelaskan keberangkatan pertama dilakukan pada pukul 07.00 WIB menggunakan kapal cepat KM Express Bahari 9C dengan tujuan Kangean.
“Kapal tersebut mengangkut sebanyak 401 penumpang, terdiri dari 400 orang dewasa dan satu anak atau bayi,” ujarnya.
Selanjutnya pada pukul 08.00 WIB, kapal KM Sabuk Nusantara 91 juga bertolak dari Pelabuhan Kalianget dengan rute Kangean–Sapeken.
Kapal tersebut membawa 156 penumpang, dengan rincian 74 orang menuju Kangean yang terdiri dari 70 penumpang dewasa dan empat anak atau bayi. Sementara itu, sebanyak 82 penumpang lainnya menuju Sapeken yang terdiri dari 77 orang dewasa dan lima anak atau bayi.
Pada waktu yang hampir bersamaan, kapal feri KMP Dharma Kartika diberangkatkan menuju rute Raas–Jangkar. Kapal ini mengangkut 309 penumpang tujuan Raas yang terdiri dari 292 orang dewasa dan 17 anak atau bayi. Untuk tujuan Jangkar tidak terdapat penumpang yang naik dari Kalianget.
Berdasarkan rekapitulasi arus penumpang sejak H-10 hingga H-8 menjelang Idul Fitri, jumlah penumpang menuju wilayah kepulauan tercatat cukup signifikan.
Sebanyak 1.267 orang tercatat menuju Kangean, 637 orang menuju Raas, 412 orang menuju Masalembu, 280 orang menuju Sapeken, 278 orang menuju Sapudi, serta empat orang menuju Jangkar.
“Hingga saat ini situasi di Pelabuhan Kalianget terpantau kondusif, aman, dan terkendali. Proses keberangkatan kapal juga berjalan lancar tanpa kendala berarti,” ungkapnya.
Ia menegaskan, program mudik gratis merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Achmad Fauzi Wongsojudo untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah kepulauan.
Selain transportasi laut, pemerintah daerah juga menyediakan angkutan darat bagi warga Sumenep yang hendak pulang dari Jakarta menuju Madura melalui program mudik gratis tersebut.
Penulis: Allendra Vieto Febrianto
Editor: Tim Redaksi Republiexne
