SUMENEP, Republiexnews — Arus balik Lebaran di Terminal Tipe A Arya Wiraraja mengalami peningkatan signifikan setelah libur panjang Idulfitri tahun ini.
Lonjakan penumpang mulai terlihat sejak beberapa hari setelah Lebaran. Puncaknya terjadi pada H+4 dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 1.400 orang.
Angka tersebut meningkat drastis dibandingkan hari normal. Hal ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat Sumenep yang kembali ke perantauan.
Pengawas Satuan Pelayanan Terminal, Handoko Imam Hanafi, mengatakan pergerakan penumpang hingga kini masih cukup tinggi.
Rata-rata jumlah penumpang yang datang dan berangkat masih berada di atas 1.000 orang per hari.
Menurutnya, tren arus balik ini diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.
Ia menegaskan bahwa puncak arus balik memang terjadi pada H+4, dengan jumlah penumpang tertinggi selama periode Lebaran.
Meski demikian, pergerakan penumpang hingga saat ini masih di atas kondisi normal sebelum musim Lebaran.
Fenomena ini menunjukkan karakteristik arus balik di Sumenep yang berbeda dengan daerah lain di Pulau Jawa.
Di daerah lain, arus balik biasanya selesai dalam satu hingga dua pekan. Namun di Sumenep, arus balik berlangsung lebih lama.
Hal ini dipengaruhi kebiasaan masyarakat Madura yang kembali ke perantauan secara bertahap.
Handoko memperkirakan arus balik masih akan berlangsung hingga pertengahan bahkan akhir April.
Tingginya permintaan tiket dari agen perjalanan juga menjadi indikator mobilitas masyarakat masih aktif.
Untuk tujuan perjalanan, penumpang didominasi menuju wilayah Jawa Timur.
Sejumlah daerah seperti Banyuwangi, Jember, Situbondo, dan Probolinggo menjadi tujuan favorit.
Selain itu, rute menuju Jabodetabek juga masih menjadi pilihan utama masyarakat.
Tujuan seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, hingga Serang terus mendominasi arus keberangkatan.
Tidak hanya itu, perjalanan menuju Yogyakarta juga mengalami peningkatan.
Menghadapi lonjakan ini, pihak terminal meningkatkan kesiapsiagaan pelayanan.
Petugas disiagakan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang tetap terjaga.
Masyarakat juga diimbau menggunakan transportasi umum seperti bus yang telah melalui ramp check.
Selain lebih aman, penggunaan angkutan massal juga membantu mengurangi kemacetan.
Bagi pengguna kendaraan pribadi, diingatkan untuk memastikan kondisi kendaraan tetap prima.
Pemeriksaan rem, lampu, dan ban menjadi hal penting, terutama saat cuaca hujan.
Pengendara juga diminta tidak memacu kendaraan secara berlebihan karena jalan licin berisiko menimbulkan kecelakaan.
Keselamatan tetap menjadi prioritas agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman hingga tujuan.
Penulis: Allendra Vieto Febrianto
Editor: Redaksi Republiexnews
