SUMENEP, Republiexnews – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, kembali menghadirkan program Mudik Gratis 2026 bagi warga Sumenep yang berada di perantauan, khususnya di Jakarta dan sekitarnya.
Program tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.
Keberangkatan peserta mudik dijadwalkan pada Sabtu, 14 Maret 2026 pukul 05.30 WIB. Titik kumpul berada di area Parkir Timur Selatan Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.
Para peserta nantinya akan diberangkatkan menggunakan armada bus menuju Pendopo Keraton di Sumenep sebagai titik akhir perjalanan.
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, program mudik gratis ini tidak hanya sekadar menyediakan fasilitas transportasi bagi warga di perantauan.
Menurutnya, mudik memiliki makna lebih dari sekadar perjalanan pulang, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan keluarga serta menjaga ikatan dengan tanah kelahiran.
“Mudik bukan hanya perjalanan pulang ke kampung halaman, tetapi juga perjalanan hati untuk kembali kepada keluarga dan akar budaya kita,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumenep ingin memastikan para perantau dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga tercinta.
Program Mudik Gratis 2026 ini terbuka bagi warga asli Sumenep. Peserta diwajibkan menunjukkan scan atau fotokopi KTP atau identitas resmi lainnya yang membuktikan asal daerah.
Pemerintah daerah juga telah menyiapkan armada bus yang memadai guna menjamin keamanan serta kenyamanan selama perjalanan menuju kampung halaman.
Bupati Fauzi menambahkan, program ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan kebijakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk warga Sumenep yang berada di perantauan,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep mengimbau masyarakat yang berminat untuk segera melakukan pendaftaran melalui narahubung yang telah disediakan agar dapat terdata sesuai kuota yang tersedia.
Melalui program ini, pemerintah berharap para perantau dapat kembali ke kampung halaman dengan aman serta merayakan Idul Fitri bersama keluarga di Bumi Sumekar.
Penulis: Allendra Vieto Febrianto
Editor: Tim Redaksi Republiexnews
