KesehatanBeritaPemeritah

RSUDMA Sumenep Perkuat Layanan Medis Modern, Siap Jadi Rujukan Regional Madura

126
×

RSUDMA Sumenep Perkuat Layanan Medis Modern, Siap Jadi Rujukan Regional Madura

Sebarkan artikel ini
Salinan dari Desain Tanpa Judul 20260618 230208 0000

SUMENEP, Republiexnews — Tahun 2026 menjadi fase penting bagi RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, Madura, Jawa Timur. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep itu kini mulai bertransformasi menjadi pusat rujukan medis modern di kawasan timur Pulau Madura.

Transformasi tersebut dipimpin langsung oleh Direktur RSUDMA, dr. Erliyati. Ia mendorong pembenahan menyeluruh di berbagai sektor, mulai dari peningkatan sarana dan prasarana hingga penguatan kompetensi tenaga kesehatan.

Selain itu, penerapan sistem layanan berbasis teknologi juga menjadi fokus utama dalam pengembangan rumah sakit.

“Tahun 2026 ini kami fokus memastikan pelayanan semakin cepat, tepat, dan berbasis teknologi, tanpa mengesampingkan keselamatan pasien,” ujar dr. Erliyati, Rabu (17/6).

Perubahan ini dilakukan seiring dengan status RSUDMA yang kini telah menjadi rumah sakit tipe B. Dengan status tersebut, rumah sakit didorong untuk mampu menangani kasus medis yang lebih kompleks tanpa harus merujuk pasien ke luar daerah.

Langkah ini sekaligus menjadikan RSUDMA sebagai destinasi utama pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sumenep dan wilayah sekitarnya.

Sejumlah layanan prioritas turut diperkuat. Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam ditingkatkan dari sisi kecepatan respons, sementara kapasitas ruang Intensive Care Unit (ICU) juga diperluas.

Tak hanya itu, layanan PICU dan NICU untuk pasien bayi dan anak kini diperbarui dengan fasilitas yang lebih modern.

Di sisi lain, pengembangan layanan spesialis juga menjadi perhatian serius. Bidang jantung dan paru-paru dipersiapkan sebagai layanan unggulan guna meningkatkan daya saing rumah sakit di tingkat regional.

Transformasi juga menyasar sistem pelayanan. RSUDMA mulai mengoptimalkan antrean digital yang terintegrasi dengan aplikasi kesehatan nasional.

Melalui sistem tersebut, masyarakat kini dapat melakukan pendaftaran hingga pengaturan jadwal pemeriksaan secara daring.

Inovasi ini terbukti mampu mengurangi antrean panjang di loket pelayanan, sekaligus memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

 

Penulis: Vieto

Editor: Redaksi Republiexnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2