Daerah Kesehatan
Beranda » Layanan Urologi RSUDMA Sumenep: 2 Jadwal Baru Perluas Akses Pasien BPJS

Layanan Urologi RSUDMA Sumenep: 2 Jadwal Baru Perluas Akses Pasien BPJS

SUMENEP, REPUBLIEX NEWS — Layanan Urologi RSUDMA Sumenep menjadi salah satu langkah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep dalam memperluas akses pelayanan spesialistik bagi masyarakat. Pelayanan ini mulai dibuka sejak 8 Agustus 2026 dengan menghadirkan dokter spesialis urologi, dr. Yufi Aulia Azmi.

Kehadiran layanan tersebut memberikan tambahan pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan berkaitan dengan sistem saluran kemih maupun kondisi tertentu pada sistem reproduksi pria.

Secara medis, bidang urologi menangani berbagai persoalan yang berhubungan dengan sistem saluran kemih, antara lain ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra, serta sejumlah kondisi pada sistem reproduksi pria. Informasi layanan spesialis urologi pada fasilitas kesehatan pemerintah juga mencakup penanganan kasus seperti batu saluran kemih, infeksi saluran kemih dan gangguan prostat.

Manajemen RSUDMA Sumenep menyampaikan bahwa pelayanan urologi tersebut dapat dimanfaatkan oleh peserta BPJS Kesehatan, dengan tetap mengikuti ketentuan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Bagi peserta JKN yang membutuhkan pelayanan di fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan, persyaratan dan prosedur administrasi tetap perlu diperhatikan. BPJS Kesehatan menjelaskan bahwa pelayanan rawat jalan tingkat lanjutan pada prinsipnya menggunakan identitas peserta JKN yang aktif dan surat rujukan, kecuali dalam kondisi gawat darurat.

Pelayanan Kesehatan RSUDMA Sumenep: 4 Langkah Strategis Dekatkan Layanan di MCF 2026

Karena itu, masyarakat disarankan memastikan status kepesertaan serta kelengkapan administrasi sebelum mendapatkan pelayanan. Ketentuan tersebut penting agar proses pelayanan dapat berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Jadwal Layanan Urologi RSUDMA Sumenep

Berdasarkan informasi yang disampaikan manajemen RSUDMA Sumenep, pelayanan Poli Urologi dijadwalkan sebagai berikut:

  • Jumat: pukul 16.30–18.30 WIB
  • Sabtu: pukul 08.00–13.00 WIB
  • Dokter: dr. Yufi Aulia Azmi, Spesialis Urologi
  • Peserta: Pasien BPJS Kesehatan

Jadwal tersebut menjadi informasi penting bagi masyarakat yang hendak memanfaatkan layanan. Pasien juga tetap perlu memperhatikan ketentuan pendaftaran dan alur pelayanan yang ditetapkan rumah sakit.

Keluhan pada saluran kemih maupun organ terkait tidak selalu menunjukkan kondisi yang sama pada setiap pasien. Karena itu, pemeriksaan oleh tenaga medis menjadi tahapan penting sebelum menentukan diagnosis maupun tindakan.

Pelayanan Kesehatan RSUDMA Sumenep: 3 Langkah Humanis Hadir di MCF 2026

Masyarakat yang mengalami keluhan seperti gangguan berkemih, nyeri pada area tertentu, atau masalah lain yang berkaitan dengan sistem kemih sebaiknya tidak langsung mengambil kesimpulan sendiri. Penanganan medis perlu disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dan kondisi masing-masing pasien.

Kementerian Kesehatan sendiri telah menerbitkan Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tata Laksana Infeksi Saluran Kemih melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/762/2025. Pedoman tersebut menjadi salah satu rujukan nasional dalam tata laksana infeksi saluran kemih.

Dengan demikian, pengembangan layanan urologi di rumah sakit daerah bukan hanya berkaitan dengan tersedianya jadwal dokter spesialis. Yang tidak kalah penting adalah memastikan masyarakat memperoleh pemeriksaan dan penanganan berdasarkan kebutuhan medis.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., mengatakan pengembangan pelayanan spesialistik merupakan bagian dari proses peningkatan pelayanan rumah sakit.

Menurut Erliyati, rumah sakit daerah perlu terus menyesuaikan pelayanan dengan kebutuhan masyarakat. Namun, pengembangan tersebut tetap harus berjalan dengan memperhatikan kualitas pelayanan, keselamatan pasien dan profesionalisme tenaga kesehatan.

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Komitmen Jadi Pilihan Utama Masyarakat

“Pengembangan layanan spesialis merupakan bagian dari upaya rumah sakit meningkatkan akses kesehatan bagi masyarakat,” ujar Erliyati.

Ia menambahkan bahwa keberadaan layanan spesialistik diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan sesuai bidang medis tertentu.

Bagi RSUDMA Sumenep, penguatan pelayanan juga menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat. Pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari bertambahnya jenis layanan, tetapi juga dari bagaimana pasien memperoleh pelayanan secara aman, profesional dan sesuai standar.

“Harapan kami, setiap pengembangan pelayanan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami tetap mengutamakan kualitas pelayanan, keselamatan pasien dan kebutuhan medis setiap pasien,” kata Erliyati.

Dengan dibukanya layanan urologi tersebut, masyarakat Sumenep kini memiliki tambahan akses untuk memperoleh pemeriksaan spesialistik terkait sistem saluran kemih. Meski demikian, masyarakat tetap perlu mengikuti alur pelayanan dan ketentuan BPJS Kesehatan yang berlaku.

Pada akhirnya, pengembangan Layanan Urologi RSUDMA Sumenep diharapkan bukan sekadar menambah pilihan pelayanan, tetapi juga memperkuat akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan yang lebih terarah. Bagi pasien, pemeriksaan tetap menjadi langkah awal untuk mengetahui kondisi secara tepat sebelum dokter menentukan penanganan yang sesuai.

 

Penulis: Vieto

Editor: Redaksi Republiex News

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *