SUMENEP | REPUBLIEX NEWS – Jurnalis Sumenep Independen (JSI) Kabupaten Sumenep resmi memiliki kepengurusan baru periode 2026-2029. Pengukuhan berlangsung di Ballroom Myze Hotel Sumenep, Selasa (15/9/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi sosial berupa pemberian santunan dan bingkisan kepada 19 anak yatim. Kegiatan tersebut dilaksanakan JSI Sumenep bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sumenep.
Santunan diserahkan langsung Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., bersama Ketua JSI Sumenep Igusty Madani.
Ketua Panitia Pelaksana, David Siregar, mengatakan kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengukuhan pengurus baru.
“JSI ingin memulai kepengurusan dengan berbagi. Kami berharap kegiatan ini menjadi energi positif untuk menjalankan amanah jurnalistik selama tiga tahun ke depan,” kata David di sela-sela kegiatan.
Setelah agenda santunan, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Rangkaian kegiatan juga diisi penampilan Tari Muang Sangkal oleh Sanggar Melati Pote.
Prosesi pengukuhan pengurus JSI Sumenep dilakukan Dewan Penasehat JSI, Ahmadineja, S.Kom., M.Kom. Pengukuhan ditandai dengan pembacaan ikrar dan penyerahan pataka kepada ketua terpilih.
“Dengan memohon rida Allah SWT, saya mengukuhkan JSI Sumenep untuk periode 2026-2029. Semoga seluruh pengurus menjaga marwah dan kehormatan profesi jurnalis,” kata Ahmadineja.
Dalam laporannya, David Siregar menyampaikan bahwa pengukuhan pengurus bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut menjadi awal penguatan komitmen organisasi dalam menjalankan profesi jurnalistik secara bertanggung jawab.
“Kami ingin JSI Sumenep hadir sebagai organisasi yang independen, beretika, dan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepengurusan periode 2026-2029 diharapkan dapat menjalankan amanah organisasi sesuai tugas dan tanggung jawab yang telah ditetapkan.
Dalam pelaksanaan profesi, independensi, akurasi, keberimbangan, dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik menjadi hal penting yang perlu diperhatikan oleh setiap jurnalis.
Pengukuhan tersebut menjadi penanda dimulainya periode kepengurusan baru JSI Sumenep. Agenda organisasi selanjutnya akan menjadi bagian dari perjalanan kepengurusan hingga 2029.
Aksi sosial bersama BAZNAS Sumenep menjadi bagian awal kegiatan pengukuhan. Pemberian santunan kepada 19 anak yatim berlangsung sebelum prosesi organisasi dilaksanakan.
Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa rangkaian pengukuhan tidak hanya berisi agenda internal organisasi, tetapi juga kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat.
Namun, pelaksanaan kegiatan sosial dan pengukuhan tetap perlu ditempatkan sesuai tujuan masing-masing. Santunan merupakan kegiatan kepedulian, sedangkan pengukuhan menjadi agenda organisasi untuk menetapkan kepengurusan baru.
Keberlanjutan program sosial, kegiatan jurnalistik, dan tanggung jawab organisasi menjadi bagian yang dapat dilihat melalui pelaksanaan kerja JSI Sumenep selama periode kepengurusan mendatang.
Dengan berakhirnya prosesi pengukuhan, pengurus JSI Sumenep periode 2026-2029 mulai menjalankan amanah organisasi. Kualitas pelaksanaan program, independensi pemberitaan, serta tanggung jawab terhadap masyarakat menjadi bagian penting dalam perjalanan kepengurusan tersebut.
Penulis: Vieto
Editor: Tim RN
Redaksi: Republiex News

Komentar