Daerah Ekonomi
Beranda » Dua Karya Lukis Syifa Dikoleksi Dirut BPRS Bhakti Sumekar

Dua Karya Lukis Syifa Dikoleksi Dirut BPRS Bhakti Sumekar

Hairil Fajar bersama Syifa, siswi pelukis asal Sumenep, usai apresiasi karya lukisnya.
Keterangan Foto: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar bersama Syifa, siswi asal Sumenep yang mendapat apresiasi atas karya lukisnya.

SUMENEP | REPUBLIEX NEWS – Dua karya lukis Ana Syifaul Millah Arsa atau Syifa, siswi asal Kabupaten Sumenep, mendapat apresiasi dari Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar. Dua karya tersebut dipilih dan dikoleksi setelah Syifa mengikuti Pameran Muda Mudi di Gedung KORPRI Sumenep.

Syifa diketahui merupakan siswi SDIT Al-Hidayah Sumenep yang sejak usia dini mengembangkan minat di bidang menggambar dan melukis. Karya-karyanya kemudian diperkenalkan melalui sejumlah kegiatan dan pameran seni.

Dalam Pameran Muda Mudi yang berlangsung di Gedung KORPRI Sumenep, beberapa karya Syifa mendapat perhatian. Dua di antaranya, “Dua Bunga” dan “Ar-Rahim”, disebut dipinang oleh Hairil Fajar. Sementara satu karya lainnya mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Sumenep.

Baca Juga:  BPRS Bhakti Sumekar Dorong Semangat “Bismillah Melayani” Jadi Budaya Kerja

Apresiasi tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap karya seni yang dihasilkan pelajar. Namun, nilai transaksi kedua karya tersebut tidak disebutkan dalam informasi yang tersedia untuk publik.

Hairil Fajar mengatakan dirinya mengapresiasi karya Syifa karena terdapat pesan yang dapat disampaikan melalui lukisan. Dalam kesempatan lain, ia juga memberikan dorongan agar Syifa terus mengembangkan kemampuan seninya.

Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Gelar Jalan Sehat Politik Berhadiah Rp100 Juta

“Sangat mengapresiasi karya lukisan yang mengangkat tema Tabungan SIMPEL (Simpanan Pelajar) ini,” ujar Hairil Fajar dalam keterangan tertulis, Senin (31/8/2026).

Baca Juga:  KSOP Kalianget Edukasi Siswa SMPN 1 Kalianget tentang Keselamatan Pelayaran

Hairil berharap dukungan terhadap kreativitas anak-anak dapat terus berkembang, sehingga pelajar memiliki ruang untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi sesuai minatnya.

“Terus berkarya, terus belajar, dan terus menginspirasi,” pesan Hairil kepada Syifa.

Dari sisi keluarga, ayah Syifa, Moh. Adi, menyampaikan apresiasi atas perhatian terhadap karya putrinya. Menurutnya, dukungan tersebut bukan semata soal karya yang dibeli, tetapi juga menjadi dorongan moral bagi Syifa untuk terus berkarya.

Syifa sebelumnya juga mendapat perhatian dari Kepala Dinas Pendidikan Sumenep yang mengoleksi salah satu karya lukisnya. Hal tersebut menunjukkan adanya apresiasi dari sejumlah pihak terhadap aktivitas seni yang dilakukan pelajar tersebut.

Pekan Literasi 2026 SMAN 1 Sumenep, Bupati Tekankan Pentingnya Generasi Muda Berpikir Kritis

Meski demikian, apresiasi terhadap karya Syifa tetap menjadi bagian dari perkembangan aktivitas seni pelajar. Dukungan keluarga, sekolah, ruang pamer, dan kesempatan berkarya menjadi faktor penting agar kemampuan tersebut dapat terus diasah.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Kunjungi Stan MCF 2026, Tinjau Produk dan Potensi Ekonomi Kreatif

 

Penulis: Vieto

Editor: Tim RN

Redaksi: Republiex News

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Manding, Pria 26 Tahun Diamankan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *