Daerah Ekonomi
Beranda » Potensi Desa Jadi Perhatian, Bupati Sumenep Dorong Penguatan Wisata Lokal

Potensi Desa Jadi Perhatian, Bupati Sumenep Dorong Penguatan Wisata Lokal

SUMENEP, REPUBLIEX NEWS — Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., mendorong pemerintah desa untuk mengembangkan potensi wisata lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan Madura Culture Festival (MCF) 2026 di Sumenep, 26 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah wilayah memperkenalkan potensi desa, mulai dari wisata alam, budaya, kuliner, kerajinan hingga produk usaha masyarakat.

Fauzi mengatakan, pengembangan wisata desa tidak harus bertumpu pada objek wisata alam. Menurutnya, tradisi, budaya, kuliner dan kreativitas masyarakat juga dapat menjadi daya tarik yang dikembangkan.

Baca Juga:  291 Desa Sumenep Berstatus Maju dan Mandiri pada 2026, 39 Desa Masih Berkembang

“Desa jangan hanya melihat potensi wisata dari sisi keindahan alam, tetapi bagaimana mengemas budaya, tradisi, kuliner dan kreativitas masyarakat menjadi daya tarik yang memiliki nilai ekonomi,” ujar Achmad Fauzi Wongsojudo.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengembangan destinasi wisata. Pemerintah desa, menurutnya, perlu membangun kolaborasi dengan kelompok masyarakat, pelaku UMKM, komunitas dan generasi muda.

KOPDARGAB I TKSCI Jawa Timur 2026 Digelar di Pantai Lombang Sumenep

Pengembangan wisata juga dinilai membutuhkan pengelolaan yang berkelanjutan. Infrastruktur, kebersihan, keamanan, kenyamanan pengunjung hingga promosi menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan oleh pengelola destinasi.

Baca Juga:  Jalan Menuju Pelabuhan Batu Guluk Kangean Kini Mulus, Kegembiraan Warga Viral di TikTok

“Pemerintah desa perlu menciptakan ekosistem wisata yang menarik dan nyaman, dengan masyarakat menjadi pelaku utama, sehingga pengembangan potensi desa dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sejumlah kecamatan dalam MCF 2026 turut menampilkan potensi wilayah masing-masing. Potensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan keragaman sumber daya lokal kepada masyarakat.

Meski demikian, pengembangan wisata desa tidak hanya bergantung pada promosi. Kesiapan pengelolaan, ketersediaan fasilitas, aksesibilitas dan kemampuan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan destinasi menjadi faktor yang turut menentukan.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Dorong Perlindungan Petani Tembakau Hadapi Risiko Cuaca

Pemerintah daerah berharap pengembangan potensi wisata berbasis desa dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus mendorong masyarakat menjadi bagian aktif dalam pengelolaan pariwisata di daerah.

Bupati Fauzi Lepas Ribuan Peserta Go Sumenep Purnama Fun Run 2026

 

Penulis: Vieto

Editor: Tim RN

Redaksi: Republiex News

Pelayanan Kesehatan RSUDMA Sumenep: 4 Langkah Strategis Dekatkan Layanan di MCF 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *